Tempat Wisata di Surabaya 2018 - 2019

Surabaya merupakan sebuah kota yang terletak di Jawa bagian timur, kota Surabaya adalah ibukota provinsi Jawa Timur. Kota ini masuk dalam kota terbesar ke dua di Indonesia setelah Jakarta. Untuk luas wilayahnya yaitu sekitar 274 Km 2 dengan jumlah penduduknya kurang lebih 3 juta jiwa. Seperti yang kita tahu Surabaya biasa disebut sebagai kota pahlawan, heroisme masyarakat Surabaya paling tergambar dalam pertempuran 10 November 1945. 

Di samping segala kenangan sejarah luar biasa yang akan ditemui di Kota Pahlawan ini, Surabaya juga menyimpan banyak tempat wisata yang mempesona dan menarik untuk dikunjungi. Yuk kita simak beberapa tempat wisata yang wajib Anda kunjungi saat berada di Surabaya.

1. Tugu Pahlawan



Tugu pahlawan adalah salah satu tujuan yang sangat ikonik. Dengan liburan di sebuah wilayah yang berjuluk kota pahlawan tentunya kurang afdol tanpa mengunjungi tempat yang
satu ini. Di dalam tugu ini hal yang bisa Anda lakukan adalah menjelajahi museum dan melihat berbagai dokumentasi pembangunan tugu pahlawan di masa dulu. Bahkan tempat untuk bersantai di lokasi ini cukup memadai, jadi bagi Anda yang haya ingin duduk manis menikmati suasana Surabaya tidak perlu khawatir. 

Tugu ini dulunya dibangun bertujuan agar pertempuran 10 November 1945 selalu diingat dan dikenang. Bagi Anda para penikmat atau pecinta sejarah, ini merupakan tempat yang sangat cocok untuk menambah koleksi kunjungan bersejarah Anda. Yang menjadi ciri utama tugu ini adalah bentuknya, yaitu berbentuk paku terbalik dengan warna putih dan mempunyai tinggi 41,1 meter. Tugu ini dikelilingi lapangan luas berumput hijau. 

Oh iya, untuk lokasinya sendiri tugu Pahlawan ini berada di Jalan Pahlawan Surabaya, tepatnya di samping kantor Gubernur Jawa Timur. Berdiri megah di atas lahan 1,3 hektar. Untuk bisa masuk, Anda haru membayar tiket seharga Rp 5000. Murah bukan?, bagi anda yang berkunjung ke lokasi ini pada hari sabtu dan hari libur, saya sarankan jangan dulu, soalnya pada hari tersebut Tugu ditutup.

2. Monumen Bambu Runcing




Tempat wisata bertemakan sejarah selanjutnya yaitu Monumen Bambu Runcing. Monumen ini terletak di jantung kota Surabaya, lebih tepatnya di tengah – tengah perempatan kota yang begitu padat. Bambu runcing adalah senjata tradisional rakyat Indonesia dalam melawan penjajah. Monumen ini sengaja di buat untuk membawa para pengunjung mengingat bagaimana perjuangan para pahlawan di masa lalu dalam meraih kemerdekaan.
Kebanyakan para pengunjung menghabiskan waktunya di tempat ini hanya untuk bersantai dan berfoto. Dengan keberadaan air mancur, kolam, serta taman yang indah mengelilingi Monumen. Monumen ini terdiri dari 5 pilar dengan tinggi yang tidak sama.

3. Monumen Kapal Selam






Monumen Kapal Selam sering disebut sebagai monkasel, monumen ini sama halnya dengan Tugu Pahlawan, yaitu merupakan sebuah bukti bisu perjuangan pahlawan Indonesia di masa lalu. Monumen ini merupakan sebuah kapal selam asli, yaitu kapal selam KRI Pasopati 410 yang digunakan para pejuang Indonesia pada operasi Trikora yang ikut bertempur pada peristiwa Laut Aru. Peristiwa ini merupakan pertempuran antara rakyat Indonesia dengan para penjajah Belanda, yang terjadi pada tanggal 5 januari 1962.

Monumen Kapal Selam ini berlokasi di Jalan Pemuda no. 39 Kaliasin, Genteng, Surabaya. Dan dibuka setiap hari mulai pukul 8 pagi hingga pukul 9 malam. Untuk bisa mengunjungi tempat ini Anda harus mengeluarkan uang sebesar Rp 10.000 untuk tiket masuknya, di sana Anda bisa melihat isi dari kapal selam KRI Pasopati 410. Selain itu bagi Anda yang mempunyai hobi mengambil gambar, tempat ini merupakan salah satu spot foto yang menarik. Bagaimana teman, pasti punya keinginan untuk datang ke tempat ini.

4. Jembatan Merah




Jembatan Merah, pasti yang Anda pikirkan dari jembatan ini adalah soal warnanya nya. Jembatan Merah ini adalah sebuah jembatan yang dilapisi cat berwarna merah, sesuai dengan namanya ya teman, hehe. Jembatan merah ini memiliki nilai historis yang tersimpan dan selalu terkenang. Jembatan Merah ini merupakan penghubung utama Gedung Resisdensi Surabaya dan Kalimas, dulu saat masa penjajahan jembatan ini menjadi saksi bisu atas pertempuran yang terjadi antara arek – arek Suroboyo dengan penjajah Belanda.

Jembatan Merah ini berlokasi di Jalan Kembang Jepun, Krembengan Surabaya. Bagi Anda yang akan mengunjungi lokasi ini bisa menaiki taksi maupun becak dari stasiun Semut. Untuk kendaraan bus dari terminal Purabaya, Anda bisa memilih bus dengan jurusan Jembatan Merah Plaza. Jembatan Merah selalu buka 24 jam, jadi tidak ada batasan waktu untuk mengunjungi Jembatan Merah ini.

5. Hutan Bambu






Bagi Anda yang ingin berlibur ke hutan bambu Jepang namun belum bisa diwujudkan karena masalah ekonomi dan waktu, sekarang jangan khawatir, Indonesia juga punya hutan bamboo yang cukup indah meski tidak terlalu mirip dengan hutan bambu yang ada di Jepang.

Yaitu tepatnya Jalan Raya Marina Asri, Keputih Sukolilo, Surabaya. Tanpa jauh – jauh ke luar negeri, Anda sudah dapat menikmati dan merasakan keasrian ala jepang yang ditawarkan di lokasi ini. Hutan Bambu ini dapat Anda kunjungi dari pukul 9 pagi hingga pukul 5 sore. 

Biasanya lokasi ini menjadi incaran para pengunjung penikmat selfie khususnya anak muda, ini dikarenakan Hutan Bambu memiliki banyak spot menarik yang bisa dimanfaatkan sebagai latar belakang, dengan hijaunya serta kerindangan pepohonan bambu yang ada. 

Namun bagi Anda para perokok, saya sarankan matikan dulu rokok Anda bila berkunjung ke lokasi ini, dikhawatirkan putung rokok yang Anda buang akan jadi penyebab melalapnya si jago merah. Bagaimana teman, punya keinginan berlibur ke lokasi ini?

6. Jembatan Suramadu








Siapa sih yang gak kenal jembatan satu ini. Jembatan terpanjang di Indonesia yang dibangun diatas selat Madura dengan menghubungkan antara pulau Jawa (Surabaya) dengan pulau Madura (Bangkalan), untuk panjangnya sendiri kira – kira mencapai 5 km. Jembatan ini diresmikan awal pembangunannya pada tanggal 20 Agustus 2003 oleh Presiden Megawati Soekarnoputri. 

Untuk pembukaannya diresmikan pada tanggal 10 Juni 2009 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Jembatan ini beragam manfaatnya, mulai dari pemanfaatan untuk penyebrangan maupun obyek wisata. Tidak sedikit masyarakat yang mengunjungi lokasi ini hanya semata – mata untuk mencoba sensasi jembatan ini. Apalagi saat malam hari, keindahan jembatan ini semakin bertambah. Dengan menyalanya lampu kerlap – kerlip yang menghiasi badan jembatan.

7. Kebun Binatang Surabaya









Kebun Binatang Surabaya atau yang sering disebut KBS merupakan sebuah objek wisata yang ditinggalkan saat zaman kolonial Belanda dan saat ini masih terbilang popular di Indonesi. Kebun Binatang ini didirikan pada tanggal 31 Agustus 1916, dulunya objek wisata ini akan dibubarkan dikarenakan biaya operasional yang dikeluarkan tidak sedikit jumlahnya.

Namun hal itu dicegah oleh pemerintah kotamadya. Kebun Binatang ini berlokasi di Jalan Setail, kecamatan Wonokromo, Surabaya. Untuk jam beroperasinya yaitu mulai jam 8 pagi hingga jam 5 sore, dengan harga tiket Rp 15.000 per orang Kebun Binatang Surabaya ini pernah jaya pada masanya, yaitu dengan menjadi objek wisata terbesar di Asia Tenggara. 

Mengenai jumlah spesies di kebun Binatang ini jangan ditanya lagi, Kebung Binatang Surabaya ini memiliki sekitar 350 spesies satwa yang berbeda – beda, diantaranya terbagi atas ungags, reptilia, pisces, hingga mamalia. Dan terdapat kurang lebih 3000 binatang yang dapat Anda nikmati dengan melihatnya apabila berkunjung ke lokasi ini. 

Jumlah pengunjung Kebun Binatang ini lebih banyak jumlahnya ketika hari libur tiba, jadi jangan heran akan keramaiannya apabila Anda berkunjung ke lokasi ini pada saat hari libur. Dari 3000 binatang yang ada, terdapat binatang langka yang dilindungi, diantaranya adalah Komodo, Macan Tutul, Harimau Putih, Penyu dan Buaya.

Selain melihat – lihat beberapa binatang yang ada di lokasi ini, Anda yang berkunjung juga dapat memanfaatkan beberapa fasilitas yang disediakan. Antara lain perpustakaan, tempat selfie, foto kenangan, jogging track dan jembatan pantau. Selain itu Anda juga dapat melihat tata cara pemberian pakan pada hewan yang ada di lokasi.

8. Masjid Al-Akbar








Masjid Akbar adalah tempat wisata religi yang ada di Surabaya, masjid ini merupakan tempat wisata favorit bagi masyarakat muslim. Seperti kotanya, Masjid ini merupakan masjid terbesar ke dua setelah Masjid Istiqlal yang ada di Jakarta. Memang, kedua kota ini selalu berdekatan ratingnya. Untuk lokasinya, Masjid Al-Akbar berada di Jalan Masjid Al-Akbar Timur Pagesangan, Jambangan, Surabaya.

Masjid Al – Akbar ini hanya diperuntukkan untuk beribadah, lain halnya dengan menaranya. Untuk bisa naik menara Masjid ini harus membayar Rp 3000, sangat murah bukan?, di atas menara dengan ketinggian 99 meter ini, Anda dapat menikmati pemandangan Kota Surabaya, Sidoarjo, bahkan Bangkalan. Arsitektur masjid ini cukup megah yang akan membuat anda berdecak kagum, selain itu masjid ini memiliki keunikan dengan desain kubahnya yang berwarna hijau – biru. Dengan struktur daun yang memberikan kesan adem
dan damai.

9. Hutan Mangrove








Selain Hutan Bambu, Surabaya juga memiliki Hutan Mangrove yang dijadikan obyek wisata. Hutan Mangrove ini berlokasi di Jalan Raya Wonorejo, Rungkut, Surabaya. Kurang lebih 17 km dari Bandara Internasional Juanda. Akhir – akhir ini wisata hutan mangrove sedang popular di Indonesia, dengan pesona keindahan yang ditawarkan cukup memikat para wisatawan untuk datang ke lokasi ini.

Sebelum menikmati pesona hutan mangrove ini, Anda diwajibkan membayar tiket masuk sebesar Rp 25.000 untuk dewasa, dan Rp 15.000 untuk anak – anak. Setelah melalui pintu masuk, kawasan Hutan mangrove tidak akan langsung ditemukan, Anda harus sampai terlebih dahulu ke dermaga dengan cara berjalan kaki. Kemudian di dermaga ada pilihan fasilitas untuk bisa sampai di Hutan Mangrove, yaitu perahu dan speedboat, perlu diketahui
ya teman semua itu tidak gratis.

10. Pasar Atom






Setelah menghabiskan waktu yang panjang dalam mengelilingi kota Surabaya tidak lengkap rasanya jika tidak berwisata ke Pasar Atom. Pasar Atom merupakan pasar terbesar yang ada di Indonesia, Pasar ini berdiri pada tahun 1972. Namanya saja sudah pasar terbesar, untuk soal pengunjung jangan di tanya lagi, setiap harinya kira – kira di pasar ini ada 50.000
orang pengunjung. Jika akhir pekan, jumlah pengunjung bisa lebih dari jumlah tersebut.

Jumlah stan yang ada di pasar ini kurang lebih 2000 stan, dengan bermacam – macam barang yang ditawarkan. Tempat ini sangat cocok bagi Anda yang akan mencari oleh – oleh khas Surabaya untuk keluarga di rumah. Untuk lokasinya sendiri ada di Jalan Bunguran, Bongkoran, Pabean Cantian, Surabaya. 

Demikianlah informasi ini dibuat semoga saja bisa menjadi gambaran buat anda semuanya yang ingin berlibur ke surabaya. Silakan anda share atau bagikan kepada saudara atau teman-teman anda yang ingin berlibur ke surabaya. Bantu kami untuk informasikan tempat wisata surabaya ini untuk memperlancar update informasi terbarunya. Jika anda ingin mencari informasi tentang tempat wisata di daerah lain anda bisa simak ulasannya pada artikel lainnya di web ini.

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Seorang Blogger pemula yang sedang belajar

0 Response to "Tempat Wisata di Surabaya 2018 - 2019"

Posting Komentar